Hari ini di glministry.com
Update : 6 September 2010
Menjelang Kelahiran Buah Hati
Di masa kehamilan tiba-tiba Anda merasa nyeri, tegang, dan mulas? Ups! Jangan-jangan saat persalinan sudah dekat. Tak ada salahnya memiliki pengetahuan tentang tanda serta tahap persalinan untuk memperlancar proses persalinan Anda, meski tidak berarti setiap wanita hamil akan melewati rasa dan pengalaman yang sama saat melahirkan. Berikut pelbagai gejala saat persalinan tiba:
Kontraksi
Normalnya, di minggu ke 38-40 kehamilan, kepala janin sudah mulai turun ke rongga panggul. Bersamaan dengan itu, otot-otot rahim pun mulai melakukan gerakan mengerut dan meregang secara bergantian terus-menerus secara teratur. Nah, gerakan otot rahim seperti inilah yang disebut kontraksi.
Seperti apa rasanya? Ada yang mengatakan nyeri seperti diperas, kaku dan tegang di perut khususnya bagian bawah atau mulas seperti ingin buang air besar. Yang pasti, frekuensi terjadinya kontraksi semakin lama semakin meningkat, begitu juga dengan kekuatannya. Awalnya, jarak waktu antara kontraksi yang satu dan selanjutnya cukup panjang, biasanya selang satu jam. Lalu, semakin memendek, bisa tiap 30 menit, 15 menit, dan menjelang waktunya bayi lahir, jarak kontraksi bisa mencapai 2 atau 1 menit sekali.
Sewaktu jarak antar-kontraksi masih jauh, rasa nyeri mungkin hanya terasa pada bagian atas perut. Namun seiring dengan kemajuan proses awal ini, rasa nyeri semakin menjalar ke bagian bawah perut, bahkan ke arah bawah punggung dan belakang pinggang. Saat mulut rahim sudah membuka sempurna, rasa nyeri yang hebat di daerah tadi akan terasa sangat kuat.
Tahap mulas
Mulut rahim yang semula hanya membuka sedikit, seiring dengan datangnya kontraksi yang semakin kuat, akan terus melunak dan terbuka semakin lebar. Lama-kelamaan, mulut rahim akan terlihat semakin datar dan menyatu dengan rahim bagian bawah. Saat inilah pembukaan lengkap terjadi. Pembukaan mulut rahim biasanya dihitung dengan satuan sentimeter (cm). Pembukaan 8 artinya jalan lahir sudah membuka sepanjang 8 cm. Pembukaan mulut rahim dikatakan lengkap bila sudah mencapai pembukaan 10, atau 10 cm.
Lamanya tahap pembukaan jalan lahir dari awal hingga sempurna, bervariasi pada setiap kehamilan. Penting diingat, meski Anda merasakan mulas yang luar biasa, Anda masih belum boleh mengejan. Sebab, mulut rahim belum membuka sempurna. Bila Anda mengejan saat ini, bisa mengakibatkan jalan lahir membengkak dan terjadi perobekan. Jadi, bernapaslah dalam-dalam dan hembuskan perlahan. Lakukan hal ini berulang-ulang setiap kali hingga rasa nyeri yang luar biasa itu datang, yang berarti mulut rahim sudah membuka sempurna.
Tahap mengejan
Pada tahap ini kepala janin tepat berada di mulut rahim dan akan terus mendesak. Bersamaan dengan itu, secara alamiah, rahim dan vagina akan membentuk semacam cekungan yang menjadi jalur untuk dilewati bayi. Saat ini, Anda akan merasakan tekanan yang sangat kuat di daerah perineum (daerah antara vagina dan anus). Saat kepala janin sudah di ambang pintu dan siap keluar, lendir dan darah yang keluar dari vagina semakin bertambah. Desakan kuat kepala janin akan menyebabkan kantung ketuban pembungkus janin pecah lebih awal, sehingga cairan ketuban keluar membasahi daerah vagina. Cairan ini sekaligus membuat jalan lahir semakin licin yang memudahkan bayi meluncur keluar dengan mulus. Di fase ini, Anda diijinkan untuk mengejan.
Ikuti baik-baik panduan penolong persalinan Anda, kapan Anda menarik napas dan kapan waktu mengeluarkan napas sambil mengejan, Saat mengejan harus dilakukan berbarengan dengan saat kontraksi datang, sehingga bayi akan lebih mudah meluncur di jalan lahirnya. Saat kepala bayi berhasil keluar dari mulut vagina, bagian tubuh bayi yang masih di dalam secara alami akan berputar dengan sendirinya. Kondisi ini memungkinkan bagian bahu dan seluruh tubuh bayi keluar. Selamat, bayi Anda berhasil Anda pun telah lahir dengan sukes!




