Hari ini di glministry.com
Update : 9 September 2010
Kualitas Kesehatan Tubuh Peminum (Sangat) Buruk
Satu lagi alasan bagi pecandu minuman keras untuk tenggelam dalam kesedihan mereka. Betapa tidak, menurut studi terbaru dari Universitas McGill di Montreal, Kanada, para pecandu minuman keras ini memiliki resiko dua kali menderita penyakit kanker tertentu.
Meski demikian, penikmat wine atau minuman anggur beralkohol tidak memiliki resiko yang sama seperti yang halnya yang dialami pecandu bir atau minuman keras lainnya.
“Pecandu bir dan minuman keras lainnya, mengalami peningkatan risiko penyakit kanker seperti kanker kerongkongan, kanker hati, dan paru-paru,” terang Dr Andrea Benedetti, salah seorang peneliti.
“Kami meneliti para responden berdasarkan beberapa kelompok yakni mereka yang sama sekali tidak minum; mereka yang sesekali minum; dan mereka yang merupakan pecandu,” jelas Benedetti. “Dan hasilnya sangat mencengangkan.
“Betapa tidak, kami menemukan terjadinya peningkatan risiko penyaki kanker kerongkongan, kanker perut, kanker usus, kanker hati, kanker pankreas, kanker paru-paru, dan kanker prostat.”
Hasil penelitian yang dilansir oleh jurnal Cancer Detection and Prevention ini, menggunakan sample yang dikumpulkan secara besar-besaran untuk penelitian kanker pada tahun 1980-an di Montreal, Kanada.
“Informasi ini sangat berharga,” aku Benedetti. Penelitian yang dilakukan sepanjang masa para responden itu tak sekadar dihubungkan dengan latar belakang profesi mereka, tetapi juga data non-teknis seperti kebiasaan minum minuman keras, merokok, pola makan, dan status ekonomi.
“Penelitian ini menunjukkan bahwa pecandu minuman keras memiliki kondisi tubuh yang sangat tidak sehat di hampir semua bagian,” pungkas Benedetti.




