Hari ini di glministry.com
Update : 6 September 2010
Pengguna Jasa PSK Sulit Terjangkau Program HIV/AIDS
Pengguna jasa pekerja seks komersial atau pembeli seks, sulit terjangkau program pengendalian HIV/AIDS. Padahal, menurut Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Sabtu (12/6), penularan melalui hubungan seksual kembali menjadi cara penularan HIV tertinggi di Indonesia.
“Di Indonesia, jumlah perempuan PSK sekitar 20.000 dengan pelanggan sekitar 2 juta orang—itu belum terjamah oleh Kementerian Kesehatan,” terang Endang saat membuka seminar nasional “How to Deal with HIV/AIDS” di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, sebagaimana diberitakan Kompas.
Selain itu, pendataan akurat terhadap PSK dan pelanggannya bukan hal yang mudah. Lantaran mereka tidak terlokalisasi di tempat-tempat tertentu, dan masuk-keluarnya perempuan di pekerjaan tersebut terbilang tinggi.
Mengintervensi pengguna jasa PSK dengan program-program pemerintah juga tidak mudah, karena itu merupakan hal yang sensitif dan dapat memancing kemarahan berbagai pihak. Sementara, cara tidak langsung seperti menyediakan ATM kondom, belum dapat diterima sepenuhnya oleh masyarakat karena dikhawatirkan dapat mendorong perilaku seks bebas. Padahal, pengguna jasa PSK yang tidak menggunakan pengaman berisiko tinggi tertular HIV dan menjadi penular.
Ya, sekitar 49 persen penularan HIV terjadi melalui hubungan seksual hetero; lewat jarum suntik di kalangan pengguna narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain; lelaki berhubungan seks dengan lelaki; dan perinatal.
Endang yang juga penulis buku “Perempuan-Perempuan Kramat Tunggak”, terkait dengan fenomena HIV/AIDS dan penyakit menular seksual di dalamnya, mengatakan, pengendalian HIV/AIDS tidak semata persoalan kesehatan secara langsung. Tetapi juga terkait dengan masalah sosial, budaya, dan ekonomi. Oleh sebab itu, Endang mengajak berbagai organisasi dan elemen yang ada di masyarakat bersama-sama mengendalikan HIV/AIDS.
Penyakit HIV/AIDS termasuk pandemi yang destruktif, di mana penyakit itu telah menyebabkan kematian 25 juta orang di seluruh dunia sampai akhir tahun 2009—menurut laporan UNAIDS. Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyatakan Indonesia sebagai negara dengan peningkatan prevalensi tercepat di Asia.
3 Responses to “Pengguna Jasa PSK Sulit Terjangkau Program HIV/AIDS”
ARTIKEL LAINNYA
- glministry new feature
- Indonesia, Negara Keempat Pengakses Situs Porno
- Kapolri: Sudah Cukup Bukti Untuk Jadikan Ariel Tersangka
- Tersangka, Ariel Serahkan Diri ke Mabes Polri
- Pro Kontra Bola Jabulani
- Sumpah Pernikahan, Sampai Maut Memisahkan
- Sebanyak 97 Persen Siswa SMP Pernah Menyaksikan Video Asusila
- Terlalu Banyak PR, Anak-Anak Kurang Bermain
- Tarif Listrik Naik Mulai 1 Juli
- Pesta Piala Dunia Segera Dimulai!





ACARA MELANGKAH PASTI DI TV KOK GA ADA LAGI YA???MELANGKAH PASTI DALAM PEKERJAAN TUHAN PAK GILBERT!!!!TUHAN SELALU MENYERTAI MU…….
HALELUYAH!!!
Lihat di Life channel (Indovision) setiap Senin pkl 17.00 Wib & Kamis pkl 13.30 Wib