Amerika serukan kepedulian anak

Kepedulian umat Kristen terhadap kesejahteraan anak di seluruh dunia, tidak lagi didasari ketaatan terhadap perintah Tuhan---lebih dari itu---kepedulian itu adalah perwujudan penggenapan panggilan Tuhan, untuk melindungi, mengasuh, memenuhi kebutuhan anak, dan mempertanggungjawabkan setiap pengajaran, pemikiran yang ditransformasikan kepada anak, di hadapan Tuhan.
Ini adalah deklarasi dari konferensi ke-6 Viva, yang bertajuk “International Cutting Edge Conference”, di Illinois, Amerika Serikat, dan dihadiri sekitar 300 peserta, dari 52 negara. Viva Network adalah gerakan Kristen internasional, yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak yang berisiko tinggi terhadap pelbagai masalah seperti kemiskinan, penyakit, pendidikan, kekerasan, dan lain-lain.
Kepedulian itu diwujudkan dengan upaya untuk memperbaiki kualitas hidup anak, meningkatkan aksi untuk mendukung kepentingan anak, dan mempromosikan keadilan bagi anak, juga membawa mereka ke hadapan Tuhan. Viva memiliki 85 jaringan yang tersebar di 40 negara, dan telah memperbaiki kehidupan sekitar 1,2 juta anak di seluruh dunia.
Salah satu pembicara konferensi, Wess Stafford, dari Compassion International, menyatakan bahwa umat Kristen diberkati dengan berlimpah-limpah untuk menjadi berkat dan melayani sesama, “Harapan kita terletak pada Tuhan, dan tugas kita adalah untuk melayani Dia dan mengenalkan namaNya di seluruh dunia. Dengan pengenalan akan Tuhan, maka dunia ini berubah ke arah yang lebih baik. Kepedulian umat Kristen terhadap anak-anak, di mulai dari dalam dan mempengaruhi sekelilingnya,” papar Stafford. “Anak-anak seringkali diabaikan,” kata Stafford lagi yang juga menantang gereja-gereja di seluruh dunia untuk lebih berfokus pada kesejahteraan anak-anak.
Sedangkan Valdir Steuernagel, dari Christian Commitments for World Vision International, mengatakan---khususnya kepada pekerja anak--- bahwa kepedulian Kristen terhadap anak-anak jangan sampai disalahgunakan, “Apakah kita melayani anak-anak atau mengeksploitasi kebutuhan mereka untuk mendirikan kerajaan kita?” ujar Steuernagel. “Lagi pula, pelayanan anak adalah mengenai pendampingan, bukan bisnis. Dan mengasihi anak-anak sedemikian rupa, hingga mereka bagai berada di rumah sendiri,” imbuhnya.
Konferensi “The International Cutting Edge” sendir adalah tempat pertemuan umat Kristen untuk pembangunan kesejahteraan anak. Di konferensi ini, disediakan pelbagai pelatihan dengan sejumlah workshop, yang disesuaikan dengan isu terkini. Salah satunya membahas mengenai metode penyuluan HIV terbaru berjudul “Biarkan Terangmu Bersinar”, yang diselenggarakan oleh 10 organisasi di Afrika. Organisasi ini juga bekerja sama dengan gereja-gereja di Afrika, untuk menolong anak-anak penderita HIV/AIDS di sana, melalui metode terbaru ini.
ARTIKEL LAINNYA
- Alkitab Ala India Yang Kontroversial
- Penerbangan ekstra dari Garuda Indonesia Kabar baik bagi Anda yang gemar berpelesir. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang
- Robinho I'll be home for Christmas
Syair lagu I’ll Be Home for Christmas tepat menggambarkan perasaan bintang sepakbola Manchester City, Robinho, yang merayakan natal tahun ini di rumahnya yang baru
- Ketidakabadian Michael jackson
- Jepang berikan bantuan MRT
- Krisis Global dan Secercah Harapan di Tahun 2009

