Kiat Belanja di Situs Internet

Beban kerja Anda tengah menggila. Anda hampir-hampir tidak memiliki waktu untuk bercengkerama dengan sahabat-sahabat Anda, berjalan-jalan untuk sekadar window shopping bahkan membeli kebutuhan Anda. Padahal sebagai wanita aktif dan dinamis, Anda tentu memiliki pelbagai kebutuhan yang harus dipenuhi.
Untunglah kemajuan teknologi memungkinkan Anda untuk berselancar dan berbelanja di dunia maya. Ya, belanja online atau di situs internet, memang sangat bermanfaat bagi Anda yang ingin berbelanja dengan waktu terbatas. Anda tinggal mengamati dengan seksama spesifikasi barang yang Anda incar, kemudian mentransfer sejumlah uang sesuai nominal barang tersebut, atau memasukkan nomor kartu kredit dan tiga digit terakhir dari nomor di belakang kartu. Ketiga angka ini dikenal sebagai card security code (CSC) atau card verification value atau code (CVV/CVC), yang merupakan kode keamanan untuk mengurangi pencurian kartu kredit.
Meski demikian, Anda harus lebih waspada, ini karena ada resiko yang membayangi sistem belanja di internet, salah satunya pencurian kartu kredit. Ini jamak dialami konsumen yang menggunakan kartu kredit untuk sistem pembayaran online. Sebabnya, tak jarang konsumen tersebut nyasar ke situs belanja yang sengaja dibuat sebagai umpan untuk mencuri kartu kredit. Modusnya, usai konsumen memasukkan data diri dan nomor kartu kredit termasuk CSC/CVV/CVC, data itu lantas digunakan pengelola situs palsu tersebut untuk kemudian dijual ke pihak lain atau digunakan sendiri.
Beberapa perbankan di negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Australia sudah menerapkan sistem confirmation call bagi konsumen yang berbelanja di internet. Pemilik kartu akan dihubungi untuk dimintai konfirmasi ihwal transaksi online yang baru ia lakukan. Antisipasi lainnya, jangan pernah berbelanja di toko online yang meminta data kartu kredit kecuali jika situs tersebut dilengkapi dengan protocol secure socket layer (SSL) dan sudah memiliki sertifikasi keamanan. Simbol dari SSL ini yakni gambar kunci atau gembok di bawah layar monitor.
Situs belanja yang baik akan melengkapi informasinya dengan alamat kantor dan nomor telepon yang bisa dihubungi sewaktu-waktu. Mereka juga akan meminta konfirmasi Anda sebelum transaksi disahkan. Apabila Anda menggunakan kartu kredit, periksa terlebih dulu apakah kartu kredit menyediakan garansi pembelian, ini untuk mengantisipasi apabila barang yang dibeli tidak dihantarkan, rusak atau dicuri.
Sebaiknya, ketimbang menggunakan kartu kredit untuk berbelanja online, lebih baik Anda menerapkan sistem cash on delivery atau pembayaran tunai saat barang yang dipesan tiba. Sebaiknya periksa juga layanan dari customer service (CS)situs tersebut khususnya situs di dalam negeri apakah pelayanan yang diberikan memenuhi harapan Anda sebagai pelanggan atau tidak. Anda bisa ‘memancing’ respon CS dengan melontarkan keluh kesah mengenai produk yang Anda incar itu, apabila responnya baik ini setali tiga uang dengan situs online tersebut.
Terakhir, tanyakan kepada rekan atau kerabat mengenai kualitas dari situs online tesebut. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kualitas jasa atau barang yang ditawarkan, sistem pembayaran dan penghantaran, kemudian bagaimana meng-handle apabila barang yang dibeli mengalami kerusakan di tengah proses pengiriman.

