Menjalin Hubungan Dengan Rekan Kerja
Wanita, Anda tentu setuju bahwa hubungan yang baik dengan rekan kerja adalah kunci untuk mendapatkan hasil kerja yang maksimal. Berikut, pelbagai tips agar Anda dapat menjalin hubungan yang harmonis dengan rekan-rekan di kantor Anda.
Sapalah rekan Anda dengan namanya. Jika kebetulan usia Anda lebih muda, dari rekan kerja, Anda dapat menambahkan dengan embel-embel ‘Mas’, ‘Mbak’, ‘Abang’ atau ‘Kakak’, untuk menunjukkan keakraban sekaligus rasa hormat Anda. Selain itu, dengan menyebut nama, ini berarti Anda peduli dengan keberadaannya dan menganggapnya penting. Lagi pula, Anda juga senang bukan dipanggil dengan nama Anda sendiri?
Di kantor, konflik atau masalah dengan rekan kerja tentu tak bisa dihindarkan. Meski demikian, jika kesalahan ada pada Anda, jangan ragu untuk mengakuinya. Ini karena, tindakan mengakui kesalahan sejatinya merupakan sesuatu yang perlu dihormati lantaran sangat jarang orang yang berani melakukan hal itu.
Tak perlu berlebihan saat mengakui kesalahan, cukup dengan mengatakan, “Saya sadar saya telah melakukan kesalahan.”
Di dunia kerja, tidak ada seorang pun termasuk Anda yang bisa melakukan segala sesuatu tanpa pertolongan orang lain. Oleh sebab itu, akui dan hargai kemampuan rekan kerja Anda, dengan memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap apa yang ia kerjakan.
Tapi, jangan sekadar menunjukkan perhatian terhadap apa yang dikerjakan, melainkan juga sisi lain dari kehidupannya: minat, hobi, atau bakat. Ya, meski Anda mungkin tidak menguasai hobi atau kegemaran rekan kerja Anda, tak ada salahnya Anda mempelajari atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan di seputar topik tersebut. Dengan demikian, tidak saja Anda mendapatkan hal yang baru, tetapi juga hubungan yang baik dengan rekan kerja.
Jangan lupa untuk memberi pujian apabila rekan kerja menunjukkan prestasi yang memang layak untuk dihargai. Tapi, jangan sampai pujian yang Anda lontarkan sekadar basa-basi. Selain pujian, Anda perlu menyematkan ucapan terimakasih atas prestasi rekan kerja. Bagaimana pun juga, pekerjaan yang baik dari rekan kerja tentu akan membantu pekerjaan Anda juga.
Sebaliknya, jika rekan Anda melakukan kesalahan, bantulah mereka mengatasi kesalahan tersebut. Dan jangan sekali-kali mentertawakan kesalahannya itu, apalagi menjadikannya sebagai bahan pergunjingan.
Terakhir, jika Anda berprestasi dalam pekerjaan Anda, tak perlu Anda sesumbar mengenai hal itu---karena tidak seorang pun menyukai sikap tersebut. Biarkan orang lain melihat dan menilai sendiri hasil pekerjaan Anda. Bukankah lebih baik mendapatkan pujian dari orang lain yang seringkali obyektif ketimbang memuji diri sendiri?

