Manfaat Minyak Ikan
Ikan tak sekadar mempunyai daging yang nikmat dan menyehatkan untuk disantap, tapi binatang yang satu ini juga memilik minyak ‘ajaib’ yang sangat bermanfaat bagi siapapun yang mengkonsumsinya: bayi, balita, dan orang dewasa. Mengapa? Kandungan asam lemak omega-3 pada minyak ikan, kaya akan gizi yang membantu proses tumbuh kembang otak (kecerdasan), dan pekermbangan indera penglihatan, dan sistem imun tubuh bayi dan balita.
Minyak ikan yang termasuk bahan makanan sumber lemak yang rendah kolesterol, juga aman untuk dikonsumsi orang dewasa. Ini terbukti dari pola hidup bangsa Eskimo. Ya, mereka gemar mengkonsumsi minyak ikan, dan hanya sedikit dari mereka yang terkena serangan jantung koroner. Sedangkan manfaat asam lemak omega-3 pada darah yakni membantu agar pembuluh darah menjadi kuat, memperbaiki tekanan darah pada penderita hipertensi, dan semua penyakit yang berhubungan dnegan gangguan pembuluh darah. Dalam sebuah studi klinis terbaru di Australia, mengkonsumi minyak ikan dengan teratur mampu menurunkan risiko kematian pada penderita kelainan jantung dan pembuluh darah
Selain mengandung asam lemak, minyak ikan juga mengandung vitamin A dan D. Befungsi untuk membantu proses perkembangan mata, menjaga kesehatan mata, menumbuhkan dan membentuk tulang dan gigi agar kuat. Kadar kedua vitamin ini akan meningkat seiring dengan pertumbuhan usia ikan. Sebab itu, jauh lebih baik mengkonsumsi ikan yang sudah ’dewasa’ ketimbang ikan yang masih berusia kanak-kanak.
Bagi orang berusia lanjut, rutin mengkonsumi minyak ikan sebanyak dua kali seminggu, dapat menghindari mereka dari ancaman kebutaan akibat gangguan penglihatan degeneratif yang dikenal sebagai Age-related Macular Degenaration (AMD). Gangguan ini terjadi akibat penipisan dan pendarahan di sekitar daerah pusat retina mata. Dengan mengkonsumsi minyak ikan, sel-sel retina mata akan diperbaharui.
Asam lemak omega-3 jamak ditemukan pada jenis ikan salmon, tuna, sardin, herring, makerel, kerang-kerangan, dan swordfish. Di Indonesia, ikan lemur adalah salah satu jenis ikan yang banyak mengandung asam lemak omega-3, mampu menurunkan kadar superoksida yang merusak jaringan otot jantung. Agar kandungan asam lemaknya tidak hilang saat diolah, ikan ini jangan digoreng melainkan cukup direbus. Untuk menjaga kualitas minyak ikan, simpanlah minyak ini dalam wadah yang tertutup rapat-rapat, dan letakkan di tempat yang sejuk.
Mulai sekarang, alih-alih mengkonsumi minyak sayur, lebih baik Anda menggantinya dengan minyak ikan. Pasalnya, meski kandungan prostanoid minyak sayur dapat mengendalikan tekanan darah, di satu sisi minyak sayur dapat menimbulkan nyeri akibat sejumlah pembengkakkan pada tubuh.
Meski demikian, terlalu banyak mengkonsumsi minyak ikan dapat menurunkan kadar vitamin E dalam tubuh, dan menimbulkan keracunan vitamin A dan D. Ini karena minyak ikan berasal dari ekstrak hati ikan, sedangkan salah satu fungsi hati ikan adalah menyaring racun. Anda disarankan mengkonsumsi dua ikan berlemak setiap minggu, atau 800 sampai 1000 miligram per hati. Untuk memberi minyak ikan pada anak, berikan sesuai dengan berat badannya. Misal, jika anak memliki berat badan 10 kilogram, dia cukup mengkonsumsi minyak ikan sebanyak satu sendok teh.

