Kurang tidur vitalitas menyusut
Jika Anda termasuk tipikal orang yang mudah tertidur, baik di rumah, di perjalanan, bahkan di sela istirahat kantor, Anda patut memberi selamat pada diri Anda. Sebab, dengan menyediakan waktu untuk tidur, otak akan disegarkan dan ini berarti menambah produktivitas Anda. Selain itu---selama tidur---tubuh akan mendapat asupan energi. Jika dianalogikan, ini sama dengan saat Anda me-recharge kembalibaterai litium Anda, baik untuk kamera digital maupun telepon seluler.
Mengapa manusia butuh tidur? Dalam sehari, jantung manusia mampu berdenyut hingga 100 ribu kali. Sementara, perjalanan darah ke seluruh tubuh dengan melewati pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler, menempuh jarak hingga 17 juta mil atau sekitar 225 juta kilometer. Masih dalam hitungan hari, manusia bernapas sekitar 20 ribu kali, menggerakkan otot-otot besar sebanyak 750 kali, dan mengoperasikan 14 miliar sel otak. Dengan beristirahat, kinerja jantung, darah, otot, ginjal, sumsum tulang, lambung, dan sel otak, kembali diperbaharui.
Tidur yang cukup di malam hari, akan membuat fungsi otak berjalan dengan baik. Itulah sebabnya mengapa aktivitas manusia---baik sekolah maupun bekerja---dilakukan pada pagi hari, bukan pertengahan hari. Sel otak yang sudah diistirahatkan, akan membantu otak menjalankan fungsinya untuk memahami dan mengingat suatu konsep.
Hormon lain yang diproduksi tubuh---pada saat tidur---yakni hormon kortisol, yang dihasilkan dari tengah malam hingga fajar pagi hari. Ini membantu kita untuk menghadapi pemicu stres di pagi hari, dan mengurangi keletihan dan rasa nyeri pada sendi. Wajar, jika orang yang kurang tidur, selain mudah lelah juga sering terpancing untuk marah-marah.
Sat tidur, otak juga akan memproduksi hormon pertumbuhan untuk memperbaiki takaran, kualitas, dan daya guna otak, dengan meningkatkan pengantaran asam animo dari darah ke otak. Dengan demikian, orang yang terbiasa begadang atau pergi tidur di saat hari menjelang pagi, mengurangi kemampuan tubuh untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang sudah terpakai sebelumnya. Sel-sel tubuh yang belum pulih benar, akan mengurangi vitalitas tubuh pada saat ‘dipaksakan’ untuk kembali beraktivitas.
Tubuh yang mengalami cidera seperti keseleo, luka , bahkan patah tulang, akan mudah pulih dengan tidur ekstra. Ini karena, pada saat tidur, sel-sel dalam tubuh akan membelah dan membuat sel-sel baru dalam intensitas dua kali lebih cepat dibandingkan pada saat tubuh dalam keadaan tersadar.
Tiap-tiap individu memiliki pola dan kebutuhan tidur yang berbeda-beda. Ada orang yang bisa bugar dengan hanya meluangkan waktu untuk tidur selama lima hingga tujuh jam dalam semalam, tapi ada juga yang membutuhkan waktu tidur selama 10 jam agar tubuhnya bisa kembali fit. Bayi yang baru-baru lahir, rata-rata menggunakan 20 jam dalam sehari, hanya untuk tidur. Sedangkan anak-anak bisa tertidur dari 9 hingga 10 jam. Anda bisa mengetahui berapa jam waktu tidur yang Anda butuhkan, dengan mendiagnosa kondisi tubuh Anda di siang hari. Jika Anda merasa mengantuk di siang hari, ini berarti Anda perlu menambah jam tidur Anda.

