Makananan Lezat Untuk Jantung Kuat
Dapatkah Anda membayangkan sebuah dunia di mana Anda dapat menyantap kelezatan steak, burger, donat, ayam dan kentang goreng, es krim, dan lain-lain, kapan saja Anda inginkan tanpa harus mengalami risiko kenaikan berat badan atau serangan jantung koroner? Sayangnya, jenis-jenis makanan yang membuat Anda ketagihan itu justru tidak boleh Anda nikmati. Ya, di dunia nyata, jenis makanan yang diperbolehkan untuk Anda konsumsi yakni sayur-mayur, kacang-kacangan, polong-polongan, dan bebuahan. Jika aturan ini Anda langgar, maka ucapkan selamat datang pada penyakit jantung!
Kabar baiknya, selama beberapa tahun para pakar nutrisi telah memikirkan cara bagaimana kita dapat menikmati santapan lezat seperti makanan yang mengandung lemak, tapi tetap bebas dari risiko serangan jantung. Rahasianya terletak pada asupan (makanan lemak) yang tidak berlebihan, dan rutin mengkonsumsi pelbagai jenis makanan yang baik untuk kesehatan. Misal, jika Anda gemar menyantap sate, Anda dapat menambahkan hidangan sayuran mentah sebagai padanannya.
Selain sayuran dan bebuahan, daftar menu yang harus ada di meja hidangan Anda adalah makanan berbahan gandum atau seperti oatmeal. Dengan mengkonsumsi oatmeal tanpa diimbuhi perasa buatan Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 30 persen. Sebab, gandum kaya akan kandungan vitamin B, vitamin E, serat, dan zat besi. Sebagai pengganti perasa buatan, Anda dapat menambahkan sedikit kayu manis, atau sesendok buah segar saat memasak oatmeal, atau bahkan Anda dapat menuangkan jus apel di dalamnya.
Daftar menu lainnya yakni polong-polongan, seperti polong-polongan berwarna hitam yang sering ditemukan pada masakan Meksiko, (kacang) merah, (kacang) kedelai, dan miju-miju, buncis dan lain-lain. Betapa tidak, bahan makanan ini bebas lemak, tidak mengandung kolesterol jahat, dan kaya akan protein, serat. Zat besi, kalsium dan kalium. Walhasil, mengkonsumsi polongan-polongan dapat menunurunkan risiko serangan jantung, dan beberapa jenis kanker. Meski demikian, kami tidak menganjurkan Anda mengkonsumsi polong dalam kemasan kaleng. Sebab, selain sarat dengan bahan pengawet seperti sodium, rasanya juga sangat tidak enak.
Selain berbagai jenis makanan tadi, kami juga menganjurkan Anda untuk mengkonsumsi kacang-kacangan. Ya, kacang-kacangan kaya akan protein dan lemak baik, yang dapat menaikan kadar kolesterol baik, sekaligus menghalau kolesterol jahat dari dalam tubuh. Kacang-kacangan juga mengandung zat antioksidan, yang berfungsi meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Pada dasarnya semua kacang baik untuk dikonsumsi, asal Anda tidak mencampurkannya dengan garam dan gula. Jadi, singkirkan pelbagai olahan kacang seperti kacang asin, kacang madu panggang, dan lain-lain. Kacang almon dan kacang kenari adalah jenis kacang yang kami rekomendasikan untuk Anda, karena kandungannya yang sangat bermanfaat bagi tubuh: omega 3, vitamin E, serat, folat, dan magnesium.
Menu terakhir yang harus Anda miliki adalah daging ikan. Kandungan omega 3 dalam daging ikan memang bermanfaat bagi tubuh, khususnya bagi jantung. Omega 3 menembus ke dalam pembuluh darah, untuk mengurangi tekanan darah dan mencegah peradangan. Selain itu omega 3 dapat menjaga jantung berdetak dengan normal, mengurangi pengerasan pembuluh darah akibat kolesterol jahat. Untuk mendapatkan manfaat ini, Sebaiknya Anda mengkonsumsi daging ikan setidaknya dua kali dalam seminggu.

