Menelisik Keelokan Taman Laut Bunaken
Syahdan, sepasang anak manusia tengah mengikat janji sehidup-semati sebagai suami-istri. Seperti kebanyakan pasangan pengantin lain, mereka mengenakan gaun pengantin berwarna putih dan satu stel jas hitam. Begitu pula dengan pendeta yang mengenakan toga hitam. Hanya saja, ketiganya terpaksa menggunakan bantuan tabung oksigen. Sebab, pernikahan itu dilaksanakan di dasar Laut Bunaken, Menado, di kedalaman 12 meter, tepat di depan lokasi penyelaman Alum Banua dengan latar belakang Taman Laut Bunaken.
Arie Cornelis Spil dan Kim Maria van Kampen, mengaku memilih Laut Bunaken
sebagai saksi bisu dari pernikahan mereka, karena keindahan taman lautnya yang
tiada tara. Meski mereka harus melewati perjalanan panjang dari negeri asal,
Belanda, ke Menado, Sulawesi Utara. Ini juga diamini oleh Cameron Hume, Duta
Besar (Dubes) asal Amerika Serikat, yang pada pertengahan September kemarin
berpelesir ke Taman Laut Bunaken. Di sana, Hume mengaku kagum dengan keindahan
terumbu karang Bunaken, “Keindahan Taman Laut Bunaken sangat luar biasa,
warna-warni terumbu karang dan ikan yang ada begitu menakjubkan,” aku Hume.
Taman Laut Bunaken merupakan salah satu taman laut terindah di dunia, dengan kekayaan beragam karang yang indah dan menarik untuk dinikmati para wisatawan. Untuk menikmati keindahan Taman Laut Bunaken, Anda dapat menyisir laut dengan menggunakan perahu katamaran atau glass bottom boat. Jenis perahu yang di bagian bawah terbuat dari bahan tembus pandang, sehingga Anda bisa langsung melihat ‘dunia’ di dalam laut. Atau, Anda bisa langsung ber-diving ria untuk menikmati keindahannya.
Menurut Makarios Soekojo, salah satu fotografer profesional spesialis underwater photography, keindahan di bawah laut Bunaken adalah keindahan yang tersembunyi, temaram, bisu, sunyi, dan sulit ditebak. Selain unik, Taman Laut Bunaken artistik dan fantastis. Inilah mengapa menyelami Laut Bunaken merupakan suatu perjalanan yang istimewa, sebab, penyelam tidak sekadar melihat pemandangan bawah air. Melainkan, dapat merasakan bagaimana menyelam di lokasi landai yang kaya terumbu karang yang kaya dengan beragam jenis ikan dan terumbu karang. Kemudian menyelam di tebing laut, ‘terbang’ di kedalaman jurang laut yang seolah tak berdasar, remang-remang, dan begitu sunyi.
Taman Laut Bunaken memiliki luas 75,26 hektar, terletak sekitar 8 km dari daratan Kota Manado, dan dapat ditempuh dalam waktu setengah hingga dua jam. Di sini, ada 12 titik selam, di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Sebagian besar dari 12 titik penyelaman di Pulau Bunaken, berjajar dari bagian tenggara hingga bagian barat laut pulau tersebut. Di wilayah inilah terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls, atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas.

