Sensasi Pesawat jet Pribadi
Apakah perjalanan bisnis Anda kerap terganggu akibat jadwal penerbangan yang tertunda? Atau mungkin Anda adalah salah satu calon penumpang yang gagal berangkat karena terhalang oleh musibah banjir, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Bandara Soekarno-Hatta? Kemudian, apakah Anda juga pernah kehilangan atau bahkan kecurian, tas berisi dokumen penting selama bepergian dengan menggunakan pesawat? Pelbagai masalah tersebut sebetulnya bisa diatasi dengan menggunakan layanan penyewaan pesawat jet pribadi.
Dengan menggunakan pesawat jet pribadi---entah Anda sekadar menyewanya atau bahkan membelinya---Anda dapat pergi kapan saja dan di mana saja Anda inginkan. Kemudian, waktu jarak tempuh dengan menggunakan pesawat jet dibanding jenis pesawat lainnya, tentu lebih singkat. Ini artinya, sebagai pebisnis waktu Anda bakal lebih efisien dengan menggunakan pesawat jet pribadi.
Di dalam negeri, hanya segelintir orang yang permah merasakan nikmatnya bepergian dengan pesawat jet pribadi, entah dengan menyewanya---melalui operator penerbangan non-berjadwal atau membelinya. Biaya sewa pesawat jet pribadi yang umumnya ditawarkan berkisar dari 5000 hingga 6000 dolar AS, atau 50 hingga 60 juta per jam. Atau, jika Anda masih berniat untuk memilikinya, setidaknya Anda harus menyediakan dana sebesar 50 juta dolar AS.
Menurut General Aviation Manufaturers Association (GAMA), terdapat 166 juta orang pengguna pesawat komersial, dan dua pertiga di antara mereka adalah pengguna tetap pesawat jet pribadi. Fenomena ini mencuat sejak tahun 1990-an, dan kini terdapat sekitar 14 ribu maskapai pesawat jet pribadi di seluruh dunia.
Peminat pesawat jet pribadi umumnya dari kalangan pebinis, yang membtuhkan layanan penerbangan uang cepat, aman, dan nyaman. Apalagi, iklim usaha yang makin kompetitif, menuntut para frequent flyer pebinis ini bisa hadir di suatu tempat dalam waktu singkat. Sebelumnya, pesawat jet pribadi dicari karena aman dan mampu menempuh jarak yang dituju dalam waktu cepat.
Kini, pelbagai fitur hiburan yang disediakan maskapai jet pribadi, turut menaikkan pamor pesawat jet pribadi. Pelbagai fasilitas hiburan yang disediakan oleh maskapai jet pribadi antara lain gourmet catering, Apa yang dikatakan Katz memang benar adanya. Jadi tidak heran jika saat ini, banyak jet pribadi berlomba-lomba menambah fasilitas hiburan mereka seperti gourmet catering, terapi pijat, dan state-of-the-art entertainment.
Ini diamini oleh Adam Katz, pemilik Talon Air, "Keamanan dan efisiensi penerbangan memang paling utama,tapi beberapa fasilitas hiburan tentu membuat perjalanan Anda tidak akan membosankan," tuturnya berpromosi.
Sedangkan, menurut Gary Mansour, CEO Avion Private Jet Club, banyak pelanggan maskapai penerbangan komersial---khususnya kaum eksekutif---yang beralih menggunakan pesawat jet pribadi karena faktor keamanan dan kenyamanan. Apalagi, penyewa pesawat jet pribadi, memiliki hak prerogratif yakni kapan atau dimana ia akan terbang, siapa saja yang boleh naik pesawat, makanan apa saja yang akan dihidangkan, dan film apa saja yang akan ditayangkan. Bukankah ini sensasi yang nyaris terlalu bagus untuk menjadi mata?


