Neraka di Kota Detroit
Tayangan berita televisi di Amerika Serikat (AS) memang kerap diwarnai dengan berita pembunuhan. Kesannya, dunia di luar sana memang tempat yang berbahaya, marak dengan kekerasan dan kemarahan yang luar biasa. Kabar baiknya, televisi tidak sepenuhnya menggambarkan realita kasus pembunuhan di luar sana. Artinya, bisa jadi di luar sana tingkat kriminalitas pembunuhan luar biasa tingginya, atau sebaliknya.
Detroit, adalah kota dengan kasus pembunuhan yang terbanyak di AS. Di kota ini, sebanyak 418 kasus pembunuhan, baik yang disengaja maupun akibat kelalalain manusia, terjadi sepanjang tahun 2006. Kota ini juga tercatat sebagai kota dengan kasus kekerasan terbanyak nomor 2, perampokan (nomor 4), dan pemerkosaan dengan kekerasan (nomor 12), menurut situs Forbes. Kejahatan di Kota Detroit ini rupanya telah menginspirasi serial drama Robocop, berkisah mengenai Opsir Polisi Alex Murphy, manusia cyborg yang sangat bernafsu memberantas kejahatan di Detorit.
Sementara, maraknya kasus pembunuhan sepertinya telah menjadi bagian kota yang dijuluki the motor city, atau kota otomotif ini. Syahdan, pada tahun 1975, Jimmy Hoffa, ikon dari dunia perburuhan Amerika, diduga dibunuh di tempat parkir Detroit, dan jasadnya hilang tak berbekas. Diduga, pembantai Hoffa adalah Anthony Jack Gicalone, seorang pimpinan geng New Jersey. Konon, mayat tersebut dikuburkan di bahwa fondasi stadion The Giants, Detroit. Tapi, ketikan dilakukan penggalian fondasi stadion tersebut, mayat Hoffa tidak ditemukan.
Persentase tingkat pembunuhan di Kota Detroit yakni lebih tinggi 8% dari Kota Baltimore, yang menduduki peringkat kedua sebagai kota dengan kasus pembunuhan terbanyak di AS, atau kota yang paling berdosa karena kemarahan yang tak terkendali. Jumlah orang yang tewas akibat terbunuh di Kota Detroit, jauh lebih banyak dari jumlah korban dengan kasus yang sama di San Antonio, San Diego, Dallas, dan San Jose, dijadikan satu. Padahal, masing-masing kota tersebut memiliki populasi yang lebih besar dari Detroit!
Ini berarti, tidak semua kota berpenduduk banyak identik dengan tingkat kejahatan. Kota Philadelfia misalnya, memiliki jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa, dan tidak masuk ke daftar 10 besar kota yang paling berbaha di AS. Kota lainnya, New York, juga salah satu tempat yang teraman, berada di peringkat ke-10 untuk kota dengan kasus pembunuhan terbanyak.
Di Baltimore peringkat kedua kota dengan kasus pembunuhan terbanyak tercatat 276 kasus pembunuhan yang terjadi selama tahun 2006. Kota ini juga mendapat peringkat kelima, sebagai kota yang paling banyak tingkat kekerasannya, peringakt ke-9 untuk perampokan, dan peringkat ke-62 untuk pemerkosaan.
Sedangkan, peringkat nomor tiga untuk kota dengan kasus pembunuhan terbanyak adalah New Orleans. Di kota ini telah terjadi 162 kasus pembunuhan, dan mendapat peringkat ke-59 untuk kasus kekerasan, peringkat ke-60 untuk kasus perampokan, dan peringkat ke-65 untuk kasus pemerkosaan. Berrut-turut di peringkat kelima untuk kasus pembunuhan adalah kota Newark dan St. Louis.
Masuknya Kota St. Louis sebagai the big five kota dengan kasus pembunuhan terbanyak, tidak terlalu mencengangkan. Pasalnya, pada tahun 2006, kota ini ditahbiskan sebagai kota dengan tingkat kejahatan paling tinggi, sekaligus kota yang tingkat keamanannya terendah dibandingkan kota-kota lainnya. Selama beberapa tahun terakhir, kota ini memang selalu berada di urutan teratas dari sepuluh kota paling berbahaya di seluruh AS.

