Trough The Storm
Trough The Storm adalah buku biografi yang ditulis oleh ibu dari seorang artis ternama, Britney Spears. Secara harafiah, trough the storm yang berarti ‘melewati badai’, berkisah mengenai saat-saat Britney memasuki lembah kelam dalam hidupnya, mulai dari karir yang hancur, perceraian, ketergantungan terhadap alkohol dan narkotika, hingga kondisi kejiwaan yang terganggu. Tapi, buku ini tidak sekadar menyoroti kisah pilu Britney, melainkan juga berkisah mengenai prahara yang dialami sang adik, Jamie Lynn Spears, yang mengandung di luar nikah saat masih berusia belia.
Sang penulis, Lynne Spears, memaknai pelbagai tragedi yang dialami kedua perempuan tadi, dari kacamata sebagai seorang ibu. Ia juga menjabarkan bagaimana ia dapat keluar dari belenggu masalah, dan belajar dari kesalahannya. Secara terbuka, Lynee mengakui kesalahannya sebagai orangtua, dan mendorong orangtua lain untuk tidak menyalahkan diri mereka terus-menerus saat terjadi masalah dalam keluarga.
“Tidak ada gunanya selalu merasa bersalah,” papar Lynne dalam bukunya. “Camkan itu, khususnya bagi kalian para ibu yang membaca buku ini, dan yang menyalahkan dirinya sendiri, karena mungkin telah melakukan kesalahan kepada anak-anak Anda,” jelasnya kemudian. Sebab, menurut Lynne, seorang anak tetap bisa berbuat salah meski dibesarkan oleh ibu yang nyaris sempurna, “Ada suatu titik saat anak memilih jalannya sendiri, dan menghiraukan apa yang telah ia terima dari orang tuanya.”
Pemikiran ini tercetus saat Lynne tengah berjibaku dengan pelbagai polemik di dalam rumahtangganya. Dan, iman sebagai seorang Kristen membuatnya tetap kuat, “Kejadian selama tiga tahun terakhir ini telah membuatku semakin dekat dengan Tuhan dari sebelumnya. Ya, berbagai permasalahan itu membuatku bertelut kembali dan berdoa,” kenang Lynne dalam tulisannya. Inti doa yang dipanjatkan Lynne adalah melihat semua anak-anaknya kembali kepada iman Kristen mereka.
“Suatu ketika seseorang berkata kepadaku, bahwa tidak ada seorang pun yang kebal dari doa, tidak ada seorang pun yang terlalu kaya, terlalu populer, terlalu jatuh, hingga ia tidak bisa menyampaikan permohonan kepada Tuhan. Jadi, aku berdoa kepada Tuhan dengan pandangan, iman, dan harapan yang baru bagi anakku, Britney, bahwa ia juga tidak jauh dari jangkauan Tuhan,” urai Lynne dalam buku tersebut. Ya, Trough The Storm memang menekankan pada kekuatan doa seorang ibu, dan tidak ada seorang pun yang tidak terjangkau oleh Tuhan.
Dalam buku setebal 211 halaman itu, Lynne memasukkan foto-foto keluarga Spears, termasuk napak tilas karir Britney sebagai entertainer. Dalam tulisannya, Lynne menggambarkan Britney muda sebagai gadis yang percaya diri dan bertalenta. Ia juga menolak anggapan bahwa mereka---ia dan suaminya Jamie Spears---memaksa Britney untuk terjun ke bisnis hiburan, dan menulis bahwa Britney sejak kecil telah memfokuskan diri untuk menjadi mega bintang.

