More About Cloud Computing
Menggelontorkan uang hingga puluhan juta rupiah demi memoles bodi mobil agar tampil elegan dan menawan, tentu tidak menjadi masalah bagi pecinta otomotif. Sebab, fungsi cat tidak sekadar memperindah tampilan sebuah mobil, tapi juga membuat mobil lebih awet, dan melindungi mobil dari korosi, yakni perubahan atau kerusakan yang disebabkan oleh reaksi kimia atau elektrokimia yang berasal dari lingkungan.
Ada dua jenis cat yang lazim digunakan untuk memoles mobil, Nitro Cellulose (NC)---untuk mobil non premium---dan Poly Urethane (PU) untuk mobil mewah. Menyoal harga, cat NC memang relatif murah, tapi tidak bertahan lama (enam bulan), dan efek kilatnya kurang terlihat. Tapi, memoles mobil dengan cat NC tidak memerlukan waktu yang lama, yakni 15 hingga 30 menit, karena sifatnya yang mudah kering. Dan cukup mengeluarkan biaya 100 ribu rupiah.
Sedangkan, dibutuhkan waktu 24 jam untuk mengeringkan mobil yang dipoles dengan cat PU, dengan daya tahan hingga mencapai tahunan. Keunggulan dari cat PU, daya kilatnya tinggi, anti goresan, dan daya tutup bagus dan keras.
Agar cat mobil tetap awet, jangan pernah mencuci mobil dalam kondisi mesin panas, karena dapat menimbulkan flek, dan hindari tempat mencuci di ruang terbuka yang langsung terpapar sinar matahari. Ini juga berlaku saat Anda memarkirkan kuda besi Anda, sebab sinar matahari yang memancar terus-menerus, dapat merusak lapisan cat mobil. Waktu mencuci mobil sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore menjelang malam.
Penggunaan obat poles agar mobil tampak mengkilap, meski mudah dan cepat, tapi dapat memudarkan cat mobil itu sendiri. Selain menghindari penggunaan obat poles secara berlebihan, jangan pernah menggunakan sabun detergen untuk membersihkan mobil Anda. Ini karena kandungan zat kimia pada sabun detergen dapat merusak kilap cat. Lebih baik gunakan shampoo khusus untuk mencuci mobil. Tapi, jika Anda harus segera mencuci mobil, sementara persediaan shampoo mobil tidak ada, Anda bisa menggunakan sabun yang tidak mengandung detergen.
Saat mencuci mobil, jangan biarkan busa sabun menempel terlalu lama, ini akan menimbulkan bercak-bercak cat noda pada cat mobil. Usai mencuci, segera keringkan mobil, karena mobil yang basah dapat memicu timbulnya jamur. Saat mengeringkan mobil, mulailah dengan mengelap kaca dan bodi bagian atas. Dan semprotkan angin bertekanan ke sejumlah lekuk dan sekujur bodi mobil.
Jika mobil terkena kotoran organik, seperti kotoran burung dan getah buang, sebaiknya segera dibersihkan. Sebab, jika tidak secepatnya dibersihkan, kotoran akan meresap dan merusak cat. Selain menghindarkan mobil dari kotoran organik, lindungi cat mobil dari tumpahan cairan yang dapat merusak, seperti minyak rem, cairan oli, dan lain-lain. Bila terkena tumpahan, segera hapus dan bersihkan. Di malam hari, cegah mobil dari kontak langsung dengan embun, karena dapat mempercepat timbulnya karat. Bila tidak memiliki garasi tertutup, lindungi mobil dengan kantung mobil atau terpal.

