Jika Pasangan lebih Dewasa
Banyak masyarakat yang cenderung memandang sebelah mata kepada lelaki yang menikah dengan perempuan yang jauh lebih tua. Sebab, kodrat pria sebagai kepala dalam keluarga, membuat mereka dituntut untuk unggul dari perempuan, termasuk dari segi usia. Pria yang memiliki kecenderungan tertarik perempuan yang lebih tua, kerap dianggap mengidap sindrom Oedipus Complex.
Oedipus Complex, menurut pakar psikologi, Sigmun Freud, merujuk pada suatu tahapan di masa pertumbuhan anak-anak, yang bersaing dengan ayahnya untuk meraih cinta ibunya. Sindrom ini diambil dari mitos Yunani. Alkisah, seorang pria bernama Oedipus membunuh ayahnya, lalu menikahi ibunya.
Menurut pelbagai teori psikologi, seorang pria yang memiliki kecenderungan untuk jatuh cinta kepada wanita yang lebih tua, terobsesi terhadap karakter ibunya. Ada kemungkinan, pria semacam ini sejak kecil memiliki kedekatan secara emosional dengan ibunya. Sehingga, secara tak langsung, alam bawah sadarnya merekam meori kasih sayang yang dilimpahkan ibunya. Dan alam bawah sadar ini, memicu pria pengidap sindrom Oedipus Complex untuk mencari figur wanita yang mirip dengan ibunya.
Sebetulnya tidak ada aturan yang melarang seorang pria untuk jatuh cinta bahkan menikah dengan wanita yang jauh lebih tua. Tapi, faktor kesenjangan usia yang cukup jauh, dapat membuat hubungan semacam ini berisiko. Misalnya, seorang pria yang berumur 40-an tahun, tentuk masih memiliki cukup energi untuk beraktivitas termasuk melakukan hubungan seksual. Jika pria ini menikah dengan seorang wanita yang usianya terpaut 10 tahun, ini berarti wanita ini berusia 50 hingga 60 tahun. Wanita yang memasuki usia senja, umumnya sudah memasuki fase menopause atau mati haid, yang membuatnya enggan untuk berhubungan seks. Apabila masalah ini tak segera diselesaikan, dipastikan hubungan keduanya bakal runyam.
Wanita yang memasuki fase mati haid, umumnya juga memiliki tampilan fisik yang lumayan ‘matang’. Jika pasangan ini kemudian tampil bersama-sama, tak bisa dipungkiri bahwa pria ini terlihat seperti berjalan bersama ‘ibunya’ bukan dengan pasangannya. Ini tentu membuat sang wanita merasa rendah diri, dan kemungkinan akan menolak setiap kesempatan untuk tampil bersama dengan sang suami di hadapan umum.
Di balik semua aspek negatif dari hubungan ini, ada juga manfaat atau kelebihan yang diperoleh bila seorang pria berpasangan dengan wanita yang lebih tua. Seorang wanita yang jauh lebih berumur, tentu memiliki pengalaman dan wawasan yang lebih luas. Sedangkan pasangannya yang notabene jauh lebih muda, penuh dengan energi yang meletup-letup. Jika kedua kelebihan ini digabungkan, ini akan menjadi kekuatan super hebat bagi hubungan mereka.
Ya, pria di usia muda yang spontan akan berhati-hati mengambil keputusan, karena terbantu oleh sikap pasangannya yang jauh lebih hati-hati dan memiliki intuisi ke depan. Sebaliknya, pria semacam ini juga akan mencerahkan kehidupan pasangannya, dengan segala pola tingkah lakunya yang dinamis.
ARTIKEL LAINNYA
- Menebar Keamanan di hari Natal
Polisi Daerah Lampung sejak hari ini telah menurunkan sniper untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2009
- Bagaimana memahami si dia
- Jika Pasangan Lebih Dewasa
- Ketidakabadian Michael jackson
- Jepang berikan bantuan MRT
- Krisis Global dan Secercah Harapan di Tahun 2009

