Do and Don't While Being Pregnant
Apa yang terlintas di benak Anda saat dokter kandungan menyatakan bahwa Anda positif tengah mengandung buah hati? Girang bukan kepalang? Atau justru was-was dan kebingungan karena ini pengalaman pertama buat Anda dan suami? Apapun yang Anda rasakan, ingatlah bahwa masa-masa awal kehamilan merupakan tahap yang paling rentan bagi pertumbuhan janin. Artinya, ada begitu banyak ancaman dan masalah yang mengintai di awal kehamilan ini. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja yang harus dilakukan (do) dan tidak boleh dilakukan (don’t), agar janin bisa tumbuh dan kembang dengan maksimal.
Selama hamil, Anda tidak boleh mengkonsumsi minuman beralkohol. Pasalnya, alkohol dapat menghambat pertumbuhan janin, sehingga pertambahan berat badan janin lebih rendah dari berat badan normal. Ibu hamil yang mengkonsumsi minuman keras---saat usia kandungan masih di bawah 8 minggu---juga bisa mengakibatkan kecacatan pada bayi, yang dikenal sebagai sindroma alkohol. Bayi dengan cacat bawaan seperti ini, kebanyakan memiliki anggota tubuh yang tidak sempurna, begitu juga dengan persendian dan wajahnya.
Sayangnya, di usia tersebut, banyak wanita yang belum menyadari kalau dirinya tengah mengandung. Jadi, kalau Anda memiliki kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol, dan sedang merencanakan untuk mengandung, hentikan kebiasaan buruk itu sekarang juga!
Selain alkohol, Anda juga dilarang untuk mengkonsumsi kafein. Bahan yang terkandung dalam kafein, sangat berbahaya bagi perkembangan bayi dan akan menyebabkan permasalahan serius pada kesehatannya. Ini karena kafein mengandung phenol, yang menyebabkan tubuh sulit untuk menyerap zat besi. Padahal, zat besi dibutuhkan Anda dan sang kecil, di masa kehamilan ini.
Selain itu, kafein juga meningkatkan detak jantung dan metabolisme, mengakibatkan Anda sulit tidur, cemas, dan sakit kepala, merangsang cairan dalam lambung yang menimbulkan rasa panan atau perih (heartburn). Ini semua tentu membuat Anda merasa tidak nyaman. Dan, bagaimana Anda bisa memberi yang terbaik bagi janin dalam kandungan, jika Anda tidak berada dalam kondisi yang terbaik?
Merokok sebaiknya jangan Anda lakukan, baik ketika hamil atau tidak. Zat-zat yang terkandung dalam rokok bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada jantung dan pembuluh darah janin, dan meningkatkan risiko anak terkena penyakit kardiovaskular, yang terdeteksi saat anak mencapai usia dewasa muda. Dan larangan ini juga berlaku bagi para perokok di sekitar Anda!
Anda gemar mengkonsumsi olahan daging? Hati-hati, kebiasaan ini bisa saja merugikan Anda, apabila Anda tidak memperhatikan dengan seksama kualitas olahan daging yang Anda santap. Ya, jangan sampai Anda menyantap daging setengah matang, karena berpotensi mengandung bakteri, parasit, protozoa, dan bahkan pelbagai jenis cacing. Bahkan pada telur setengah matang juga ditemukan bakteri salmonella, yang mengakibatkan penyakit tifus. Ikan laut, meski kandungan proteinnya sangat tinggi, berbahaya untuk dikonsumsi apabila sudah tercemar oleh merkuri. Ikan tawar juga tidak bisa dikatakan aman, karena besar kemungkinan tercemar pestisida, atau limbah bahan kimia industri, hasil buangan dari pabrik yang dibuang ke sungai.

