Makanan Terlarang Untuk Calon Ibu
Ibu, selama mengandung, makanan dan yang minuman yang Anda konsumsi juga dirasakan oleh calon bayi. Artinya, Anda tidak boleh sembarang memasukan pelbagai makanan ke dalam tubuh Anda, meski cita rasa yang ditawarkan bisa jadi terlalu menggoda selera Anda. Sebabnya, ada beberapa jenis makanan yang sekilat terlihat aman untuk dikonsumsi, rupanya berisiko tinggi terhadap keselamatan si kecil!
Beberapa jenis ikan seperti ikan pedang, ikan hiu, tilefish, king mackerel, ikan tuna jenis albacore (bersirip panjang) yang diawetkan (kalengan), dilarang keras dikonsumsi oleh wanita hamil. Ini karena ikan-ikan tersebut mengandung kadar merkuri tinggi, yakni logam berat yang dapat memengaruhi perkembangan saraf dan otak janin. Larangan serupa juga berlaku untuk jenis kerang-kerangan (kerang hijau, kerang dara, tiram, dan lain-lain), yang biasanya terkontaminasi oleh bahan kimia.
Sedangkan, jenis makanan laut yang aman untuk dikonsumsi wanita hamil dan menyusui yakni ikan salmon, udang, ikan tuna kalengan yang berwarna cerah, catfish, dan pollock. Sebetulnya, ikan yang hidup di air tawar seperti danau dan sungai pun juga rentan terhadap bakteri dan bahan kimia. Sebab itu pastikan kebersihan lokasi ikan air tawar yang biasa Anda dapatkan. Kalaupun Anda ingin mengkonsumsi makanan laut, batasi jumlahnya hingga 12 ons per minggu, atau dua porsi makan.
Usai mengolah ikan baik ikan laut maupun ikan tawar jangan lupa untuk membersihkan tangan Anda dengan tuntas, untuk menghalau parasit seperti cacing yang bisa jadi bersarang di tubuh Anda. Saat mengolah, pastikan Anda menggunakan temperatur yang tepat, untuk mematikan bakteri atau virus dari makanan tersebut. Dengan kata lain, jangan mengasup makanan mentah maupun setengah matang, khususnya yang berasal dari makanan laut, (daging) sapi, unggas, dan telur, makanan yang mengandung telur mentah seperti es krim buatan rumah, tiramisu, mousse, dan Caesar dressing.
Jenis makanan berbahan daging seperti hot dog, steak, ham, turki, bologna, dan salami, apabila tidak diolah hingga benar-benar matang, dapat menghantarkan bakteri Listeria monocytogenes ke dalam tubuh, yang memicu penyakit listeriosis. Wanita hamil yang mengidap penyakit ini berpeluang mengalami keguguran, janin mati saat dilahirkan, dan pelbagai penyakit serius lainnya.
Makanan lain yang harus dihindari yakni jenis makanan yang dihasilkan dari binatang selain daging, seperti susu, mentega, dan keju yang tidak dipasteurisasi, dan jenis daging olahan seperti daging asap termasuk salmon, trout, whitefish, cod, tuna dan ikan mackerel karena mengandung bakteri Listeria. Salmon asap aman disantap bila disajikan dengan makanan lain seperti kaserol. Bakteri Listeria juga terdapat pada telur mentah dan makanan yang mengandung telur mentah seperti es krim buatan rumah dan tiramisu.

