Kisah Sedih di Malam Natal

Seorang pria berpakaian Santa Claus, tepat di Malam Natal, membantai mantan istrinya, Sylvia Ortega, dan keluarganya, dan menyebabkan sembilan nyawa melayang serta mengakibatkan 16 anak kehilangan orang tua mereka.
Syahdan, Bruce Pardo, 45 tahun, dengan mengenakan kostum Santa Claus, menyambangi kediaman yang sedang dipenuhi keluarga mantan isterinya, di kawasan Los Angeles, Amerika Serikat. Lalu melepaskan tembakan sebelum membakar rumah tersebut dan menghabisi nyawanya sendiri. Usai insiden tersebut, petugas forensik setempat mengaku sempat kesulitan mengenali jenazah kesembilan mayat yang hangus terbakar itu.
Usai dilakukan pemeriksaan sinar-X dan identifikasi gigi korban, terungkaplah identitas para korban pembantaian itu: Sylvia Ortega dan kedua orangtuanya, dua kakak dan pasangan mereka masing-masing, adik, dan seorang kemenakan yang masih berusia belasan tahun.
Sementara di Inggris---lagi-lagi---sekelompok pria berpakaian Santa Claus terlibat tawuran hingga dua dari mereka terpaksa dirawat di rumah sakit. Kelompok Santa Claus yang mengusung nama Father Christmases itu, berseteru dengan kelompok pria yang diperkirakan berasal dari Asia atau Afrika.
ARTIKEL LAINNYA
- Ribuan Aparat berjaga di malam Tahun Baru
- Skandal susu bermelamin bisa berujung vonis mati
- Jalur Puncak ditutup menjelang Tahun Baru
- Konflik Berkelanjutan Israel-Palestina
- MUI Pertanyakan Obama
- Gus Dur Kecam Kekerasan di Jalur Gaza
- Sulitnya Mewujudkan perdamaian Israel-Palestina
- Ketidakabadian Michael jackson
- Jepang berikan bantuan MRT
- Krisis Global dan Secercah Harapan di Tahun 2009
- Robinho I'll be home for Christmas

