Skandal Susu Bermelamin bisa berujung Vonis Mati

Masih ingat dengan skandal susu bermelamin produksi China yang menyebabkan korban meninggal dan sakit ginjal hingga 300.000 anak itu? Di Shijiazhuang, China, Rabu (31/12), mantan direktur utama perusahaan susu Sanlu---yang memproduksi susu bermelamin---Tian Wenhua diajukan ke meja hijau bersama ketiga mantan petinggi perusahaan lainnya, dengan dakwaan menjual produk palsu dan di bawah standar. Jika terbukti bersalah, mereka bisa divonis hukuman mati.
Beberapa hari sebelumnya, 17 orang lainnya yang dianggap bertanggung jawab atas skandal susu bermelamin, telah disidang dan setidaknya empat orang menghadapi vonis mati. Ketujuh belas terdakwa itu adalah produsen zat kimia berbahaya melamin yang kemudian mengedarkannya kepada proudusen susu, dan juga kolektor yang mencampurkan melamin ke dalam susu mentah, lalu menjualnya ke perusahaan-perusahaan susu.
Melamin merupakan bahan kimia berbahaya yang biasa digunakan sebagai campuran plastik dan pupuk, serta produk akhir lainnay seperti adalah lem, bahan-bahan rumah tangga, penghapus, dan pencegah kebakaran. Melamin tidak mempunyai nilai nutrisi tetapi kaya akan nitrogen, sehingga apabila dicampurkan ke dalam produk makanan bisa membuat kadar protein menjadi tampak lebih tinggi.
Bila melamin dikonsumsi dalam jangka panjang, dapat menyebabkan gangguan reproduksi baru ginjal/kandung kemih, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kanker kandung kemih bahkan kematian. Percobaan pada binatang yaitu anjing dan kucing yang mengkonsumsi makanan bermelamin, menyebabkan binatang-binatang malang tersebut menderita gagal ginjal akut dan akhirnya mati.
Bayi yang terkontaminasi susu bermelamin akan menunjukan gejala klinis: menangis terus tanpa sebab terutama saat berkemih, urinnya mengandung darah, mengalami gangguan ginjal yakni tidak bisa buang air kecil atau jumlahnya sedikit, keluar batu saat berkemih, dan tekanan darahnya tinggi.
Dampak dari kasus tersebut, otoritas China juga telah membayar kompensasi sebesar 1,1 miliar yuan atau 160 juta dolas AS, untuk menyantuni sekitar 300.000 anak yang menjadi korban susu bermelamin, baik yang sakit maupun yang meninggal dunia. Sedangkan dari 22 produsen susu formula China yang terindikasi mengandung melamin, hanya Sanlu Group yang telah menyatakan komitmennya untuk membayar secara tunai kompensasi itu.
Namun, Asosiasi Produsen Susu di China, terus mendorong produsen-produsen lain seperti Inner Mongolia Yili Industrial Group, Mengniu Dairu, dan Bright Dairy Group, yang produknya juga terindikasi melamin untuk ikut bertanggungjawab.
ARTIKEL LAINNYA
- Tragedi Tak Berujung di Gaza
- Korban Gempa Kosta Rika terus bertambah
- Konflik Berkelanjutan Israel-Palestina
- Penerbangan ekstra dari Garuda Indonesia
- Sulitnya Mewujudkan perdamaian Israel-Palestina
- Ketidakabadian Michael jackson
- Jepang berikan bantuan MRT
- Krisis Global dan Secercah Harapan di Tahun 2009
- Robinho I'll be home for Christmas

